Rabu, 19 Juli 2017

Laptop Gaming Lenovo Legion Y720 Telah Masuk Indonesia


Lenovo meluncurkan laptop gaming terbaru mereka, Legion Y720 untuk pasar Indonesia.

“Indonesia pertumbuhan gaming besar, setiap tahun naik,” kata Consumer Lead Lenovo Indonesia, Sung Khiun, saat peluncuran di Jakarta, Rabu.

Laptop berbodi metal ini digadang dapat membuat game terasa lebih hidup karena memasang teknologi audio dari Dolby Atmos Windows serta prosesor Intel Core generasi ketujuh.

Grafis NVIDIA GeForce GTX 1060 membuat komputer jinjing ini sudah mendukung perangkat virtual reality, pengguna cukup memasukan headset VR ke port HDMI dan dapat langsung menggunakannya.

Laptop Legion Y720 dilengkapi pilihan Xbox One Wireless receiver, yang dapat mendukung hingga empat kontroler secara simultan untuk bermain game.

Lenovo menyediakan kapasitas hingga 1TB PCI-Express SSD untuk Legion Y720 dan teknologi display FHD IPS anti-glare yang menghadirkan layar jernih.

Legion Y720 memiliki fitur untuk mengatasi masalah panas dengan dua kipas metal dan ventilasi udara di bagian belakang.

Laptop ini dijual mulai dari harga Rp 25,499 juta.
Share:

Belajar Aksara dengan Aplikasi Ciptaan Mahasiswa Lampung


Seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Lampung Febrian Eka Saputra mengembangkan aplikasi belajar aksara Lampung di telepon pintar berbasis android untuk mengenalkan tentang aksara Lampung secara lebih mudah.

"Kini tidak perlu repot, ada cara mudah untuk mempelajari aksara Lampung. Cukup mengunggah aplikasi belajar aksara Lampung di Play Store, aktivitas belajar aksara Lampung menjadi sangat mudah melalui smartphone android, kata Febrian Eka Saputra, di Bandarlampung, Senin.

Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung itu merancang aplikasi tersebut sebagai tugas skiripsinya pada Jurusan Sistem Informasi.

Febrian menjelaskan aplikasi belajar aksara Lampung memuat materi yang dapat membantu masyarakat atau pelajar dalam mempelajari dasar-dasar pengenalan aksara Lampung.

Menurutnya, halaman utama menampilkan beberapa menu, yaitu menu aksara Lampung yang berisi pengertian dan penggunaan aksara Lampung. Kemudian, menu huruf induk yang berisi 20 huruf di dalam aksara Lampung dilengkapi ejaan dan audio (suara).

"Ada menu angka yang berisi 9 angka dengan ejaan dan suara. Lalu, menu tanda baca yang berisi 14 tanda baca dalam aksara Lampung dilengkapi nama tanda baca, aksara, ejaan, contoh, dan audio. Terdapat menu evaluasi yang berisi soal pilihan ganda untuk mengevaluasi kemampuan user, dan terakhir menu profil tentang pembuat aplikasi," katanya pula.

Aplikasi ini memiliki ukuran file yang kecil, sehingga tidak menggunakan ruang memori penyimpanan yang besar. Penggunaannya juga sangat sederhana sebagai media pembelajaran bagi pelajar, serta dapat diakses secara tanpa jaringan untuk digunakan kapan saja dan dimana saja walaupun tanpa koneksi internet, katanya pula.

Dia berharap aplikasi ini dapat membantu Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya melestarikan budaya termasuk bahasa maupun aksara Lampung.

Dosen pembimbing skripsi Febrian, Indera SKom MTI mengapresiasi kreativitas mahasiswa bimbingannya itu dalam melakukan penelitian.

Ia berharap aplikasi ini dapat terus dikembangkan, seperti desain tampilan yang lebih menarik, serta penambahan menu untuk mereview jawaban soal pada menu evaluasi, dan menu menulis aksara.

"Perlu juga adanya durasi dalam menjawab dan variasi soal, sehingga pengguna merasa lebih tertantang untuk mengerjakan, serta dapat mengetahui letak kesalahannya dalam menjawab soal," ujar dosen Jurusan Fakultas Ilmu Komputer Kampus Darmajaya ini memberi saran pengembangan aplikasi tersebut.
Share:

3 Alasan Mengapa Banyak Orang Kecanduan Facebook


Apakah Anda termasuk dalam 1.28 miliar orang yang aktif mengunjungi media sosial Facebook? Pernahkah terpikir mengapa situs besutan Mark Zuckerberg tersebut sangat memikat? Kita bisa bercerita, membagikan foto atau video, juga menyebarkan link tentang suatu berita atau postingan orang lain yang menarik. 

Kecanduan orang-orang akan Facebook menarik perhatian Sekelompok peneliti dari Universitas Brigham Young. Mereka mencoba mengungkap alasan kesetiaan pengguna platform media sosial raksasa tersebut. Caranya dengan mengajukan 48 pernyataan tentang alasan mengapa orang mengunjungi Facebook, lalu menganalisis jawabannya.

Hasil dari penelitian tersebut ternyata pengguna Facebook bisa dikelompokkan menjadi tiga tipe berdasarkan alasannya menyukai platform media sosial tersebut.

Mencari Pengakuan dan Perhatian
Pasti ada pengguna media sosial, termasuk di Facebook yang menggunakan media ini untuk meningkatkan eksistensi diri. Kalau ada yang sering mengunggah foto, video, dan teks yang bernada pamer atau mengabarkan dirinya terus-menerut, bisa jadi ia adalah golongan pengguna yang memanfaatkan Facebook dengan tujuan mencari perhatian.

Untuk Menjalin Hubungan
Pengguna Facebook tipe ini biasanya aktif menggunakan media sosialnya dengan tujuan bersilaturahmi alias menjalin hubungan dengan orang lain. Mereka menggunakan fasilitas dunia maya tersebut untuk membantunya mengungkapkan perhatian pada teman atau keluarga.

Si Pemerhati
Ada pula pengguna yang menjadikan Facebook sebagai media untuk mengetahui tren terkini. Paling tidak, untuk mengetahui apa yang terjadi dengan orang-orang yang dikenalnya. Orang-orang yang termasuk tipe ini akan jarang membagikan sesuatu di wall mereka atau berkomentar pada unggahan akun lain.
Share:

Priksa Sebelum Terlambat Hernia pada Anak


Hernia atau yang lebih dikenal dengan turun berok, adalah penyakit akibat turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. Kebanyakan penderita hernia adalah laki-laki terutama anak-anak.

Dokter spesialis bedah anak Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur, Ruankha Bilommi, mengatakan, hernia pada anak terjadi karena adanya kelainan atau adanya celah di lipatan paha. "Biasanya kelainan dari baru lahir," kata Ruankha dalam seminar awam di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, Sabtu, 15 Juli 2017.

Ruankha menjelaskan, saat anak menggunakan otot perut seperti buang air besar, lari, atau menangis, usus atau otot perut akan jatuh ke  celah di lipatan paha tersebut. "Ini yang menyebabkan sakit perut karena usus jatuh masuk ke dalam bolongan," ujarnya.

Menurut Ruankha, untuk mengetahui adanya celah di lipatan paha anak atau hernia, dapat diamati buah zakarnya. "Kalau laki-laki biasanya bijinya lebih besar dari sebelumnya atau pada perempuan lipatan pahanya lebih besar sebelah," kata dia.

Selain itu, orang tua dapat melihat pada alat kelamin anak laki-laki atau perempuan, seperti adanya benjolan atau tidak. "Kalau mendapati tanda seperti itu, segera dibawa ke dokter karena harus dilakukan tindakan dengan menutup bolongan atau celah tersebut agar usus tidak jatuh ke situ lagi," ujarnya.
Share:

Kekaguman Durian bagi Orang Luar


Buah durian sempat membuat para ilmuwan Amerika Serikat terkaget-kaget. Para ilmuwan itu sedang menjadi peserta Indonesian-American Kavli Frontiers of Science Symposium 2017. Kejutan buah durian ini terjadi saat buah eksotis ini  disajikan di opening dinner, Selasa malam.

"Rasanya tidak sesuai dengan baunya," kata seorang ilmuwan dari Amerika Serikat usai mencicipi buah durian yang disajikan di atas tapalang (kios berjualan tradisional khas Maluku yang ditutupi atap).

Keterkejutan yang sama juga dialami oleh tapi juga para ilmuwan asal Amerika Serikat lainnya. Mereka terkejut dengan bau buah durian yang menyengat hidung, tapi begitu rasanya begitu berbeda saat dicicipi.

Opening dinner adalah rangkaian kegiatan simposium para ilmuwan Indonesia dan Amerika (Indonesian-American Kavli Frontiers of Science Symposium 2017) di Ambon pada 17 - 21 Juli 2017.

Dalam acara makan malam itu, para ilmuwan Amerika Serikat yang juga peserta simposium diajak untuk mencicipi beragam buah khas lokal dan Indonesia yang dipamerkan, seperti pisang, salak, jeruk, srikaya, mangga dan lainnya.

Usai mencicipi buah-buahan tersebut, para ilmuwan diminta memberikan komentar mengenai rasanya. Tak banyak pendapat yang diberikan selain "enak" dan "manis".

Momen berbeda terjadi tatkala mereka diminta mencicipi buah durian. Mereka tampak kaget dengan baunya yang menyengat hidung, beberapa orang bahkan terlihat agak "ogah" untuk mencicipinya.

Mimik kaget para ilmuwan ini masih terus terlihat saat mulai menyantap durian, mereka terkejut dengan rasanya yang berbeda.

Mereka tak menyangka bau durian begitu menyengat sehingga membuat orang tidak berkeinginan untuk memakannya, tapi rasa sesungguhnya sangat enak dan membuat ketagihan.

Seorang ilmuwan Amerika Serikat yang pertama kali mencicipi durian sempat menyerukan "aauuuw" saat merasainya, sehingga membuat tamu-tamu lainnya tertawa tergelak.

Ia terkejut dengan rasa buah durian, tekstur daging yang lembut dan legit, sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan baunya yang menyengat.

"Its alright," kata dia sambil tersenyum dan terus menyantap durian.
Share: