Apabila Anda harus mendeskripsikan
ciri-ciri rumah ideal, rumah seperti apakah yang akan langsung muncul di
pikiran Anda? Apakah rumah satu lantai, atau dua lantai? Apakah rumah bergaya
mediterania atau minimalis?
Mungkin jawaban Anda dengan orang lain akan
berbeda, namun meski standar ideal setiap orang berbeda-beda, ada beberapa hal
umum yang harus Anda ketahui jika ingin membangun rumah ideal untuk keluarga.
Perlu digarisbawahi bahwa rumah yang ideal
bukanlah rumah yang hanya tampak cantik dari luar. Lebih dari itu, yang
menjadikan sebuah rumah ideal adalah kolaborasi dan padupadan segala fitur yang
ada di dalamnya agar sesuai dengan aktivitas Anda di rumah. Baiknya pengaturan
aspek-aspek dalam rumah tentu akan memudahkan hidup Anda. Selain itu, hal ini
juga dapat menambah nilai bangunan rumah ketika suatu hari Anda terpikir untuk
menjualnya.
Berikut adalah beberapa kriteria idealnya
suatu hunian.
1. Satu tingkat
Banyak orang menganggap rumah bertingkat
merupakan rumah yang ideal karena mencerminkan kemewahan dan kemegahan, padahal
tidak juga. Sebuah rumah dibuat bertingkat biasanya dengan alasan lahan tanah
yang dimiliki tidak terlalu luas sehingga lantai tingkat diperlukan untuk
menambah jumlah kamar.
Namun rumah bertingkat membutuhkan
perawatan yang lebih sulit dibanding rumah dengan hanya satu lantai. Anda juga
harus merencanakan desain rumah bertingkat dengan lebih hati-hati karena area
tangga beresiko membahayakan Anda dan keluarga, terutama anak-anak.
Inilah mengapa menurut para ahli, rumah
yang ideal adalah rumah yang hanya memiliki satu tingkat saja. Alasannya
sederhana, karena rumah dengan hanya satu lantai lebih mudah perawatannya.
Semua area dapat dijangkau dengan mudah,
sehingga jika Anda ingin melakukan pengecatan atau dekorasi ruangan dapat Anda
lakukan dengan lebih mudah dan lebih aman. Hal ini juga membuat Anda dapat
menghemat banyak waktu dan juga biaya listrik.
2. Tinggi plafon 3 meter
Perhitungkan dengan tepat tinggi plafon
rumah Anda. Tinggi plafon yang disarankan adalah setinggi kira-kira 3 meter
dari permukaan lantai. Posisi plafon yang terlalu tinggi akan membuat ruangan
dalam rumah Anda terlihat kurang proporsional dan menyulitkan Anda mendekorasi
celah kosong pada dinding.
Hindari juga membuat plafon jauh di bawah
tinggi yang direkomendasikan. Ruangan dengan plafon yang rendah tidak
memungkinkan udara di dalamnya dapat bersirkulasi dengan baik. Alhasil, rumah
dengan plafon yang rendah akan terasa pengap dan sumpek.
Untuk itu, hindari membangun rumah dengan
tinggi plafon yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. Ikuti tinggi ideal
plafon untuk menciptakan hunian yang ideal pula.
3. Teras yang nyaman dan luas
Saat cuaca cerah, alangkah menyenangkannya
untuk menghabiskan waktu di luar rumah. Beberapa orang akan malas untuk
berpergian jauh dari rumah hanya sekadar untuk menikmati hari yang indah.
Mengapa tidak membuat teras yang nyaman saja? Di teras tersebut Anda dapat
berkumpul dan bercengkerama dengan keluarga. Area teras yang nyaman ini juga
bisa menjadi tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu bersama teman-teman
dan kerabat Anda.
Bahkan UCLA berpendapat bahwa berada di
luar rumah dapat menurunkan tingkat stress, dan kelelahan, lho. Dari sisi nilai
jual, rumah dengan teras yang nyaman biasanya memiliki nilai yang tinggi.
Inilah mengapa salah satu kriteria rumah ideal adalah memiliki teras.
4. Eksterior dengan perawatan yang mudah
Beberapa desain eksterior rumah menggunakan
material-material yang memerlukan perawatan tingkat tinggi, hindari menggunakan
desain tersebut. Meskipun memiliki nilai estetika yang tinggi dan juga unik,
akan sangat merepotkan jika harus merawat bagian eksterior rumah secara rutin.
Rumah yang ideal adalah rumah yang tidak
memerlukan pemiliknya untuk melakukan perawatan yang terlalu sulit dan rutin.
Waktu yang harusnya Anda habiskan untuk beristirahat dan bersantai bersama
keluarga akan tersita jika Anda harus terus-menerus mengurus urusan rumah.
Setelah mengetahui 4 kriteria ideal rumah
di atas, kini kebingungan Anda telah sirna, bukan? Namun rumah yang ideal hanya
dapat dibangun oleh tukang
bangunan yang kompeten. Ketahui dengan pasti kemampuan pihak kontraktor
atau tukang bangunan sebelum Anda menandatangani kontrak kerjasama dengan
mereka.









